IndonésiaMagazine RádiuWarta Malam

Kebanyakan Warga Terminal Belum Akses Air Bersih

Dili – Kebanyakan warga terminal Becora belum mengakses bersih dari pipa distribusi utama dari mota ulun Becora.

Demikian pengakuan kepala kampung terminal Becora, Manuel Celestinho Freitas kepada RTTL kamis ini.

Dikatakan, sampai saat ini, warganya hanya mengakses air bersih dari mobil tengki, namun tidak mencukupi, karena jumlah warga lebih banyak ketimbang volume air bersih yang disediakan BTL.EP.

Dijelaskan, penyediaan air bersih dari mobil tengki juga tidak rutin sehingga warganya kadang hanya menggunakan air hujan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Aparat kampung terminal Becora, Manuel Celestinho Freitas mengaku, pipa distribusi utama dari mota ulun belum diperbaiki dengan mulus.

Untuk itu, ia mendesak teknik btl.ep untuk segera mempercepat proses maintenance agar masyarakat bisa mengakses air bersih dengan baik.

Sementara itu; direktur umum air bersih, João Nazaret Piedade mengatakan, tim teknik btl.ep masih melakukan pergantian pipa disitribusi tua yang sudah rusak dan bocor guna menjamin sistem distribusi air bersih secara merata kepada masyarakat di kota Dili.

João Nazaret Piedade menyatakan, di Becora ada 4 kampung yang belum mengakses air bersih, namun kampung terminal sudah mengaksesnya.

Ditambahkan, bagi warga yang belum mengakses air bersih untuk sementara waktu, BTL.EP selalu mengantarkan air bersih dengan mobil tengki guna memfasilitasi kebutuhan warga.

Menyinggung tentang air keruh di bak penampungan kasnafar Manleuana, João Nazaret Piedade mengaku, air bersih menjadi keruh akibat dari air hujan yang masuk pada intake. Namun tim teknik BTL.EP sedang berupaya untuk membersihkannya guna didistribusikan kedapa warga sekitar lokasi.

João Nazaret Piedade juga menghimbau warga untuk mengakses air bersih dari kampung lain yang berdekatan sambil menunggu proses maintenance.

(Jp/Eko)

Show More

Related Articles

Back to top button
error: !