IndonésiaMagazine RádiuNotisias

Pengguna Jalan Raya Meminta Dinas Transportasi Darat Mengganti Lampu Lalulintas


Dili – pengguna jalan raya di ibu kota Dili meminta dinas transportasi darat untuk mengganti lampu lalulintas.

Pengemudi sepeda motor-Paulo Magno mengatakan, lampu lalulintas yang tidak berfungsi normal memberikan dampak negatif terhadap pejalan kaki dan transportasi publik.

Ditegaskan kepada DNTT, untuk segera memperbaiki kondisi lampu lalulintas di Colmera, Balide, Catedral, dan Caicoli agar menjamin keselamatan publik.

Dilain pihak; pengemudi sepeda motor Marito Guterres mengatakan,kerusakan lampu merah juga menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalulintas, karena banyak pengendara yang mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Pengendara lainnya Margarida Da Costa meminta kepada dntt untuk memperhatikan kondisi lampu lalulintas di kota Dili, agar mencegah kecelakaan lalulintas.

sementara itu: direktur eksekutif ngo luta hamutuk Jose Alves Da Costa mengatakan, pemerintah tidak ada keseriusan untuk memperbaiki lampu lalulintas yang rusak di kota Dili.

Jose Alves Da Costa mengatakan, pemerintah bertanggungjawab untuk memperbaiki lampu merah yang tidak berfungsi normal agar mejamin keselamatan nyawa manusia.

Ia meminta kepada yayasan perlindungan hak konsumen atau tane konsumedores untuk melakukan advokasi agar kementerian transportasi dan komunikasi memperhatikan kondisi lampu lalulintas dengan serius.

Menanggapu hal itu: direktur nasional transportasi darat-dntt Antonio Da Costa mengatakan, sebelumnya sudah melakukan rehabilitasi emergensi oleh salah satu perusahaan lokal, namun karena tidak ada kontrak dengan pemerintah sehingga proses rehabilitasi berhenti.

Antonio Da Costa menegaskan, dinas transportasi darat akan tetap berusaha untuk membuka tender baru agar perusahaan yang menang tender melakukan rehabilitasi terhadap lampu lalulintas yang rusak di ibu kota Dili.

(Qika/Eko)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
error: !