JavaScript must be enabled in order for you to see "WP Copy Data Protect" effect. However, it seems JavaScript is either disabled or not supported by your browser. To see full result of "WP Copy Data Protector", enable JavaScript by changing your browser options, then try again.

FAO Mendukung Dana 2 Ratus Ribu Untuk Membiayai Proyek Penelitian Dampak Kebakaran(Radio)

FAO Mendukung Dana 2 Ratus Ribu Untuk Membiayai Proyek Penelitian Dampak Kebakaran(Radio)

Dili – Organisasi pangan dan pertanian sedunia-fao mendukung dana 2 ratus ribu dolar amerika untuk membiayai proyek penelitian dampak kebakaran hutan di Timor Leste.

Dukungan dana itu sudah disepakati melalui penandatangan kesepakatan mou antara fao dan pemerintah Timor Leste di kantor Map Comoro Dili selasa ini.

Usai penandatangan kesepakatan, projek team lider FAO Raphy Favre menjelaskan, dukungan dana itu atas permintaan kementerian pertanian dan perikanan, karena kasus kebakaran hutan di timor leste terus meningkat.

Dikatakan proyek penelitian terhadap dampak negatif dari kebakaran hutan akan dilakukan selama 2 tahun kedepan di Timor-Leste.

Pada kesempatan yang sama, menteri pertanian dan perikanan Pedro Dos Reis mengharapkan agar dukungan dana dari FAO itu dapat membantu pemerintah untuk lebih memaksimalkan program pencegahan terhadap aksi kebakaran hutan di negara ini.
Pedro Dos Reis menginginkan agar program penelitian tersebut, juga melibatkan aparat keamanan dan pertahanan agar menindak oknum yang membakar hutan sembarang.

Dilain pihak, sekretariat negara lingkungan hidup Deometrio Amaral mengatakan aksi kebakaran hutan merupakan aksi kejahatan terhadap lingkungan hidup.

Untuk itu ia mendukung program penelitian terhadap dampak negtif dari kebakaran hutan sembarangan agar meberikan kontribusi untuk membangun kesadaran publik tentang pentingnya hutan bagi makluk hidup.

Deometrio Amaral menjelaskan aksi nyata yang sudah dilakukan sekretariat lingkungan hidup adalah memperkuat implementasi hukum tarabandu di setiap desa untuk melibatkan masyarakat dalam melindungi hutan.

sementara itu, menurut peneliti Ngo Lao Hamutuk Mariano Ferreira bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kekurangan air dan bencana kekeringan.

Mariano Ferreira mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan sosialisasi bagi para petani agar waspada saat membakar lahan kebun, agar kobaran api tidak meluas dan merusak ekositem hutan.

(Qika/Eko)

Add to Comments Here!!!!

error: Content is protected !!